JUST, JUSTLY, dan JUSTICE

Posted by Rama Van Basten under
Kata JUST dapat difungsikan sebagai adjective (kata sifat) dan adverb (kata keterangan). Sebagai adjective, JUST dapat dirubah menjadi adverb dengan menambahkan –LY (i.e. JUSTLY), dengan makna sangat dekat dengan makna adjectivenya (i.e. dengan + arti just). Tetapi, makna adverb JUSTLY ini sangat berbeda dengan makna adverb JUST (tanpa –ly). Bentuk noun dari just adalah JUSTICE.

“Peace is not the absence of war but the presence of justice”

-Harrison Ford-

A. JUST sebagai ADJECTIVE.

a. JUST = honest = truthful = jujur.

Contoh:

  1. We all hope that Sjahril Djohan will be just to tell what has been going on in the Indonesian police force department. (Kita semua berharap bahwa Sjahril Djohan akan jujur mengatakan apa yang telah (sedang) terjadi di POLRI).
  2. Do you think Susno Duaji told the truth? Is he a just person? (Apakah menurut kamu Susno Duaji mengatakan yang sebenarnya? Apakah dia orang yang jujur?)

NOTE: Penggunaan bentuk adverbnya adalah sebagai berikut:

  1. We all hope that Sjahril Djohan will justly tell what has been going on in the Indonesian police force department. (Kita semua berharap bahwa Sjahril Djohan akan dengan jujur mengatakan apa yang telah (sedang) terjadi di POLRI).
  2. Do you think Susno Duaji justly told the press that he didn’t get involved in the case mafia? (Apakah menurut kamu Susno Duaji dengan jujur berkata kepada pers bahwa dia tidak terlibat dalam mafia kasus itu?)

b. JUST = fair = adil.

Contoh:

  1. The football match would not have turned into a big fight if it had been refereed by a just referee. (Pertandingan sepakbola itu tidak akan berubah menjadi sebuah perkelahian besar jika pertandingan itu telah dipimpin/diwasiti oleh seorang wasit yang adil).
  2. My father gives her Rp. 100,000 a day, but he gives me just Rp. 25.000 a day. He is not just to us (Bapakku memberi dia RP 100.000 sehari, tetapi bapakku memberiku hanya Rp. 25.000 sehari. Dia tidak adil kepada kami).

Penggunaan bentuk adverbnya, antara lain:

  1. The football match would not have turned into a big fight if it had been refereed justly. (Pertandingan sepakbola itu tidak akan berubah menjadi sebuah perkelahian besar jika pertandingan itu telah dipimpin/diwasiti dengan adil).
  2. My father gives her Rp. 100,000 a day, but he gives me just Rp. 25.000 a day. He doesn’t treat us justly (Bapakku memberi dia RP. 100.000 sehari, tetapi bapakku memberiku hanya Rp. 25.000 sehari. Dia tidak memperlakukan kami dengan adil).

c. JUST = rightful = lawful = legal = legitimate = licit = sah.

Contoh:

  1. Is it just to marry a 11-year old girl as Syech Puji did to Lutfiana Ulfa? (Apakah sah menikahi gadis berumur 11 tahun seperti yang Syech Puji lakukan ke Lutfiana Ulfa?)
  2. Ahmad Dani possesses a just custody of his sons, Al, El and Dul. (Ahmad Dani punya hak asuh yang sah terhadap anak-anaknya, Al, El, dan Dul).

Penggunaan bentuk adverbnya antara lain:

  1. According to Syech Puji, he has married the 11-year old girl justly. (Menurut Syech Puji, dia telah menikahi gadis berumur 11 tahun itu secara sah).
  2. Ahmad Dani justly has the custody of the three of his sons. (Ahmad Dani secara sah memiliki hak asuh atas ketiga putranya).

d. JUST = true = correct = right = benar, betul.

Contoh:

  1. Yes, yes, yes! Finally, I got the just answer for this math problem. (Hore! Akhirnya aku dapatkan jawaban yang benar untuk soal matematika ini).
  2. A prescription should be made based on a just diagnosis. (Resep harus dibuat berdasarkan diagnosis yang tepat).

Penggunaan bentuk adverbnya antara lain:

  1. Yes, yes, yes! Finally, I did this math problem justly. (Hore! Akhirnya aku mengerjakan soal matematika ini dengan benar).
  2. Doctors have to examine their patients’ health problems justly before they provide prescriptions. (Para dokter harus mendiagnosis masalah kesehatan pasien-pasiennya dengan benar sebelum mereka memberi resep).

e. JUST = setimpal, sesuai

Contoh:

  1. Gayus Tambunan deserves a just punishment, doesn’t he? (Gayus Tambunan layak menerima hukuman yang setimpal, bukan?).
  2. The law of Karma states that what we receive is just to what we did. (Hukum Karma menyebutkan bahwa apa yang kita terima adalah sesuai dengan apa yang kita lakukan).

f. JUST = actual = real = genuine = asli, sebenarnya.

Contoh:

  1. The Windows Vista installed on my laptop is a just one. (Windows Vista yang diinstall di laptopku adalah windows yang asli).
  2. According to some people, UFO is a just phenomenon. (Menurut beberapa orang, UFO adalah fenomena yang riil).

B. JUST sebagai ADVERB

g. JUST = very recently = barusan/baru saja.

Contoh:

  1. I had just arrived at home when my boss called and asked me to go back to office. (Aku baru saja tiba di rumah ketika bosku menelponku dan menyruhku untuk balik lagi ke kantor).
  2. She just left. (Dia baru saja pergi).

NOTE; Untuk mengekspresikan barusan, JUST sering disandingkan dengan “now”, menjadi JUST NOW (baru saja, tadi).

  1. She left just now. (Dia baru saja pergi).
  2. I ate just now. (Aku baru saja makan).

h. JUST = exactly = precisely = benar-benar, tepat sekali.

Contoh:

  1. This is just what I mean. (Ini yang benar-benar aku maksudkan).
  2. He is just like his twin brother. (Dia benar-benar mirip dengan saudara kembarnya).
  3. The laboratory experiment went wrong although it had been done just as instructed. (Eksperiment laboratorium itu error walaupun eksperimen itu telah dilakukan benar-benar seperti yang diinstruksikan).

i. JUST = immediately = directly

Contoh:

  1. The store is just across the police station. (Toko itu tepat di seberang pos polisi itu).
  2. Just walk straight! His house is just on the left of that red car over there. (Jalan saja terus! Rumah dia tepat di sebelah kiri mobil merah yang di sana itu).

NOTE: Dalam bahasa Indonesia, kita biasa mengatakan “tepat” untuk ekspresi seperti ini. Tapi ingat, dalam bahasa Inggris, sinonim yang lebih tepat untuk just di konteks seperti adalah immediately atau directly (bukan exactly atau precisely)

j. JUST = (barely) = almost not = hampir tidak.

Contoh:

  1. Person A: “He passed the exam, but why does he look unhappy? Person B: “It’s because his grade just passed the passing grade”. (Tidak bahagia karena nilainya hampir tidak melewati nilai minimum kelulusan. Dengan kata lain, karena nilainya jelek atau karena hampir tidak lulus).
  2. The bullet just missed the target. (Peluru itu hampir tidak melenceng dari target = Peluru itu hampir mengenai target; melenceng hanya sedikit saja).

k. JUST = only = merely = simply = hanya.

Contoh:

  1. This is just a few words from me to get you motivated in learning English. (Ini hanya/sekedar beberapa patah kata dariku agar kamu termotivasi dalam belajar bahasa Inggris).
  2. Have you seen the Good Will Hunting movie yet? In that movie, Will is just a janitor who doesn’t have any formal educations, however, he is such a genius man. (Apakah kamu sudah nonton film Good Will Hunting? Di film itu, Will hanya seorang tukang bersih gedung yang tidak memiliki pendidikan formal, tetapi dia adalah pria yang sangat genius).
  3. My father gives her Rp. 100,000 a day but he gives me just Rp. 25.000 a day. (just = only)
  4. I will give all my heart just for you. (Aku akan berikan semua hatiku hanya untukmu).
  5. I just call to say I love you. (Aku menelpon hanya untuk mengatakan bahwa aku cinta kamu).

l. JUST = very = really = sangat.

Contoh:

  1. The scenery was just beautiful. (Pemandangannya sangat cantik).
  2. The food would be just delicious if you had put a little bit more salt in it. (Masakannya akan sangat enak jika kamu telah menambahkan sedikit lebih banyak garam).

NOTE: Penggunaan just ini pada prinsipnya untuk memberi penekanan (memberi makna hiperbola).

C. JUST sebagai NOUN

Bentuk noun dari JUST adalah JUSTICE (keadilan; peradilan/kehakiman; pengadilan/meja hijau)

Contoh:

  1. Peace is not the absence of war but the presence of justice. (Perdamaian bukan karena tidak adanya perang tetapi karena adanya keadilan).
  2. It is so fucking embarrassing that many employees in the Department of Justice have been convicted of wrong doing. (Sangat memalukan bahwa banyak pegawai di Departemen Kehakiman telah divonis telah melakukan kejahatan).
  3. Whoever has committed something against the law has to be brought to justice. (Siapa saja yang telah berbuat sesuatu yang melanggar hukum harus diadili/dibawa ke pengadilan).

0 komentar:

GREEN DAY VIDEO

My Blog List

Popular Posts

Pengikut