Perbedaan Further dan Farther

Posted by Rama Van Basten under
"Further" dan "farther" terdengar mirip namun keduanya berbeda. Kedua kata tersebut tergolong Adverb. Namun Further dapat juga digunakan sebagai Adjective. Keduanya berarti "lebih jauh".

Kata "farther" berarti menyatakan jarak secara fisik dan dapat diukur. Sedangkan "further" digunakan untuk sesuatu yang bersifat abstrak dan tidak dapat diukur jauhnya. Perhatikan contoh berikut ini:
  • She moved further in her career path with countless victories to her credit.
Kata "further" pada kalimat di atas tidak dapat diukur secara fisik.
  • My father drove his car farther than yours.
Kata "farther" di atas, tentu saja dapat kita ukur jauhnya.

Penggunaan Koma Pada Adjective Clause

Posted by Rama Van Basten under
Seperti penjelasan kami terdahulu mengenai Adjective Clause, bahwa definisi Adjective Clause adalah Clause (anak kalimat) yang digunakan/berfungsi sebagai adjective yang menerangkan keadaan noun atau pronoun. Namun kadangkala kita sering menemui kalimat Adjective Clause yang diapit dengan koma, disisi lainnya tidak. Apa sebenarnya bedanya?

1. Tanpa Koma

Apabila Adjective Clause tidak diapit dengan koma, itu berarti informasi yang diberikan adalah penting secara utuh, sedangkan

2. Dengan Koma

Adjective Clause yang diapit dengan koma berarti klausa yang ada di dalam 2 koma adalah bersifat informasi tambahan saja. Apabila tidak kita gunakan, orang yang kita ajak bicara sudah mengerti maksudnya.

Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
  1. President Soekarno, who was the first President of Republic of Indonesia, was an excellent orator.
  2. President Soekarno who was born on June 6, 1901 was the first President of Republic of Indonesia.
Penjelasan:

Pada kalimat No.1, kalimat "who was the first President of Republic of Indonesia" adalah informasi tambahan saja. Kalimat asli No.1 di atas adalah "President Soekarno was an excellent orator". Pendengar atau pembaca sudah tahu betul hal itu, walaupun tidak kita sebutkan. Dalam Bahasa Indonesia, fungsi ini sama dengan berikut ini: "President Soekarno (who was the first President of Republic of Indonesia) was an excellent orator."

Sedangkan pada kalimat No.2, Klausa "who was born on June 6, 1901" merupakan informasi yang memang penting untuk diberitahukan. Barangkali si Penulis ragu kalau informasi tentang kelahiran Soekarno tidak diketahui oleh Pembaca atau penulis.

Kalau begitu, apa bedanya kedua kalimat di bawah ini?
  1. My wife who works at a bank goes to Mecca.
  2. My wife, who works at a bank, goes to Mecca.
Pertanyaan saya adalah, dari kedua kalimat di atas, mana yang menunjukkan kalau istri saya lebih dari 1 (satu)?

Jawabnya adalah kalimat No. 1. Mengapa? Karena kalimat kedua (yang diapit oleh koma) merupakan informasi tambahan saja. Tanpa klausa itu pun, orang lain sudah tahu kalau istri saya memang bekerja di Bank.

Bagaimana dengan kalimat di bawah ini. Mana yang menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya ingin bermain sepak bola?
  1. We took some children on a picnic. The children who wanted to play soccer ran to open field as soon as we arrived at the park.
  2. We took some children on a picnic. The children, who wanted to play soccer, ran to open field as soon as we arrived at the park.

Penggunaan Artikel "The"

Posted by Rama Van Basten under
Articles adalah kata yang digabungkan dengan kata benda (nouns) yang berfungsi untuk membatasi atau memodifikasi kata benda. Dalam Bahasa Inggris, hanya ada 3 article, yaitu a, an dan the.

Di bawah ini akan kami jelaskan lebih detail tentang penggunaan Artikel "the".
  • Gunakan apabila Anda ingin mengulang kata benda yang sama pada 1 kesempatan. Contohnya:
  1. This is a cat. The cat is brown
  • Gunakan apabila orang yang kita ajak bicara sudah mengerti betul tentang kata benda yang kita maksudkan. Contohnya:
  1. I am going to the bank.
  2. There is someone knocking at the door. It must be the computer repairman. I called him to come help fix my computer.
  • Gunakan untuk membicarakan tentang tempat-tempat umum seperti danau, gunung, pandai, dll. Contohnya:
  1. Let's go to the beach.
  2. I love to camp in the mountains.
  • Gunakan di depan kata benda yang cuma ada 1 di dunia ini, atau merupakan satu kesatuan kelompok seperti bintang, dll. Contohnya:
  1. How many people are there on the earth?
  2. The sky is so beautiful today.

Past Perfect Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Perfect Tense adalah Tenses ketujuh dalam Bahasa Inggris. Secara sederhana Tenses ini diartikan sebagai bentuk waktu yang menjelaskan tentang suatu Kejadian, Peristiwa atau aktivitas yang telah terjadi di masa lampau sebelum kejadian lain berlangsung atau terjadi.

Rumus:

A. Kalimat Verbal
(+) Subjek + had + V3 + dll
(-) Subjek + had + not + V3 + dll
(?) Had + subjek + V3 + dll?

B. Kalimat Non-Verbal
(+) Subjek + had + been + dll
(-) Subjek + had + not + been + dll
(?) Had + subjek + been + dll?

Contoh:
  • I had finished my work.
  • You had stopped before I did.
  • She had not gone to school.
  • We had not left.
  • Had you arrived?
  • Had they eaten dinner?
Kapan kita menggunakan Past Perfect Tense?

Tense ini mengekspresikan tindakan di masa lalu sebelum tindakan lain terjadi, namun kejadiannya di masa lampau.

Perhatikan:
  • The train had left when we arrived at 9 am. (Mungkin kereta apinya berangkat jam 8:45)
Pola di bawah ini biasanya digunakan dalam Tenses ini:
  • Past Perfect Tense before Simple Past Tense
  • Past Perfect Tense when Simple Past Tense
  • Simple Past Tense after Past Perfect Tense
ATAU
  • Before Simple Past Tense, Past Perfect Tense
  • When Simple Past Tense, Past Perfect Tense
  • After Past Perfect Tense, Simple Past Tense
Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
  • She had called the police before I came.
    Before I came, she had called the police.
  • Andy had gone to sleep when I arrived home.
    When I arrived home, Andy had gone to sleep.
  • I came to the party after he had invited me.
    After he had invited me, I came to the party.

Past Perfect Continuous Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Perfect Continuous Tense adalah tenses kedelapan dalam Bahasa Inggris. Secara sederhana Tenses ini diartikan sebagai bentuk waktu yang menjelaskan tentang suatu kejadian, perbuatan atau aktivitas yang telah terjadi dan masih berlangsung atau berlangsung pada saat kejadian lain terjadi.

Rumus:

subject + had + been + V- ing + dll

Contoh:
  • I had been working.
  • You had been playing tennis.
  • It had not been working well.
  • We had not been expecting her.
  • Had you been drinking?
  • Had they been waiting long?
Kapan Kita menggunakan Past Perfect Continuous Tense?

Tense ini sama pemakaiannya dengan Past Perfect Tense, namun mengekspresikan tindakan-tindakan yang lebih lama di masa lampau sebelum tindakan lain terjadi.

Perhatikan:

Sebuah kereta api akan berangkat jam 9. Jane mulai menunggu jam 7. Saya tiba di stasiun jam 8. Berarti�
  • Jane had been waiting for the train for an hour.

Past Future Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Future Tense adalah Tenses yang ketiga belas dalam Bahasa Inggris. Dalam tata bahasa (Grammar) Bahasa Inggris, Tenses ini tidak dipelajari dalam Bab Tenses, namun di dalam Conditional. Oleh karena itu, Tenses ini juga dikenal sebagai Type 2 Conditional Sentence.

Rumus:

subject + WOULD + V1 + dll

Contoh:
  • If I was a plant, I would love the rain.
  • If you really loved me, you would buy me a diamond ring.
  • If I knew where she lived, I would go and see her.
  • You wouldn't need to read this if you understood English grammar.
  • Would he go to the concert if I gave him a ticket?
  • They wouldn't invite her if they didn't like her
  • We would be able to buy a larger house if we had more money

Past Future Perfect Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Future Perfect Tense adalah Tenses yang kelima belasa dalam Bahasa Inggris. Sama halnya dengan Tenses Past Future lainnya, Tenses ini juga dipelajari dalam topik Conditional. Dalam tata bahasa (Grammar) Bahasa Inggris, Tenses ini juga dikenal sebagai Type 3 Conditional Sentence. Type 3 conditional sentence adalah pengandaian yang tidak mungkin akan terjadi lagi sebab semuanya sekarang sudah terlambat. Artinya kita mengandai-andai di masa lampau. Perhatikan contoh kalimat di bawah ini.
  • If I had worked harder I would have passed the exam.(but I didn't work hard, and I didn't pass the exam).
  • If I had known you were coming I would have baked a cake.(but I didn't know, and I haven't baked a cake).
RUMUS:

Subject + would + have + V3 + dll

Past Future Perfect Continuous Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Future Perfect Continuous Tense adalah Tenses yang terakhir dalam Bahasa Inggris, yaitu tenses yang ke enam belas. Dalam tata bahasa (Grammar) bahasa Inggris, Tenses ini juga dikenal sebagai Past Continuous Conditional. Untuk lebih jelasnya tentang Tenses ini silahkan lihat penjelasan di bawah.

Rumus

Subjek + would + have + been + V-ing + dll

FUNGSI:


Tenses ini digunakan pada Type 3 conditional sentences. Tenses ini menjelaskan tentang hasil yang belum selesai dari aksi dalam klausa IF.

Contoh:
  • If the weather had been better (but it wasn't), I'd have been sitting in the garden when he arrived (but I wasn't and so I didn't see him).
  • If she hadn't got a job in London (but she did), she would have been working in Paris (but she wasn't).
  • If I'd had a ball I would have been playing football.
  • If I'd had any money I'd have been drinking with my friends in the pub that night.
  • If I had known it was dangerous I wouldn't have been climbing that cliff.
  • She wouldn't have been wearing a seat-belt if her father hadn't told her to.

Past Future Continuous Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Future Continuous Tense adalah Tenses yang keempat belas dalam tata bahasa (Grammar) Bahasa Inggris. Namun dalam Grammar Bahasa Inggris, Tenses ini lebih dikenal dengan Present Continuous Conditional Sentence. Tenses ini digunakan dalam Type 2 conditional sentences. Tenses ini menjelaskan tentang kejadian yang belum selesai dari pengandaian yang dibuat dalam klausa IF.
  • I would be working in Italy if I spoke Italian. (but I don't speak Italian, so I am not working in Italy.
  • She would be living with Jack if she wasn't living with her parents.(but she is living with her parents so she's not living with Jack).
  • I wouldn't be eating this if I wasn't extremely hungry.
  • If I had an exam tomorrow, I'd be revising now.
  • You wouldn't be smiling if you knew the truth.
RUMUS:

Subjek + would + be + V-ing + dll

Past Continuous Tense

Posted by Rama Van Basten under
Past Continuous Tense adalah Tenses yang keenam dalam Grammar Bahasa Inggris. Secara sederhana Tenses ini diartikan sebagai bentuk waktu yang menjelaskan tentang suatu kejadian, peristiwa atau aktivitas yang sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.

Rumus:

Subjek + was, were + V-ing + dll

Adverbs yang digunakan:
  • at 8 o'clock yesterday
  • when you came
  • dll
Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
  • Andy was watching TV at 8 o'clock yesterday.
  • She was cooking in the kitchen when I came.
  • While my mother was having a telephone, someone knocked at the door.

Passive Voice

Posted by Rama Van Basten under
Kalimat aktif merupakan kalimat yang subjek kalimatnya adalah pelaku sebuah tindakan, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya bukan pelaku suatu tindakan. Si subjek adalah si penerima akibat dari sebuah tindakan.

Bandingkan kalimat-kalimat berikut:
  • Aktif : Susi mengetik surat ini kemarin
  • Pasif : Surat ini diketik oleh Susi kemarin
  • Aktif : Kucingku membunuh seekor tikus
  • Pasif : Seekor tikus dibunuh oleh kucingku
Catatan:
Gunakan bentuk pasif jika pelaku tindakan tidak begitu penting.

Contoh:
  • Menara ini dibangun tahun 1955
Kalau kita perlu menyebut siapa pelaku suatu tindakan, gunakan kata oleh (by)

Contoh:
  • Menara ini telah dibangun oleh Pemerintah Daerah pada tahun 1955
Rumus umum untuk membentuk suatu kalimat Pasif
  • Aktif : S + Verb (Kata Kerja) + Objek + dll
  • Pasif : Objek + to be + Verb 3 (Kata Kerja Bentuk III) ( + by subjek) + dll
To be yang digunakan
  1. Present : is, am, are
  2. Past : was, were
  3. Perfect : been (di depan have, has, atau had)
  4. Future : be (setelah modals)
  5. Continuous : being (di depan salah satu dari 7 to be di atas)
Hal-hal yang perlu diketahui dan diingat
  1. Untuk menyatakan suatu kalimat dalam bentuk pasif, tenses tidak berubah. Tenses harus sama dengan kalau kita menyatakannya dalam bentuk aktif. Yang berubah hanya kata kerja-nya.
  2. Kata kerja yang tidak memiliki objek (Kata Kerja Intransitif) tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif, seperti, menangis, mendidih, terbit, dll.
Contoh-contoh kalimat aktif dan pasif
  1. Jack sings a song (active)
  2. A song is sung by Jack (Passive)
  1. Jack sang a song yesterday (active)
  2. A song was sung by Jack yesterday (passive)
  1. Jack has sung a song (active)
  2. A song has been sung by Jack (passive)
  1. Jack will sing a song (active)
  2. A song will be sung by Jack (passive)
  1. Jack is singing a song (active)
  2. A song is being sung by Jack (passive)
  1. Jack can sing a song (active)
  2. A song can be sung by Jack (passive)
Beberapa Bentuk Kalimat Passive

1) Passive Imperative Sentence

Rumus:

Let + objek + be + Kata Kerja Bentuk III
  • Help the poor (active)
  • Let the poor be helped (passive)
2) Passive Infinitive: It is/was time

Rumus:

It is/was time for + objek + to be + kata kerja III
  • It is time to send the letter (active)
  • It is time for the letter to be sent (passive)
3) Negative Passive Imperative Sentence

Rumus:

Subjek + be + Kata kerja III + not to + infinitive


(kata kerja III yang sering digunakan adalah: advised, asked, begged, commanded, requested)
  • Don�t wait for me (active)
  • You are advised not to wait for me (passive)
4) Passive Sentence with Verbs of Perception

Rumus

Subjek + be + adjectives + when + subjek + be + kata kerja III

(kata kerja yang digunakan adalah: taste, smell, feel)
  • This food tastes delicious (active)
  • This food is delicious when it is tasted (passive)
5) Passive Sentence with Certain Verbs followed by �that-clause�

Kata kerja yang digunakan adalah: accept, admit, agree, assume, believe, decide, expect, find out, intend, plan, point out, presume, prove, regret, report, say, think, understand.
  • We regretted that the principal had to resign from office (active)
  • It was regretted that the principal had to resign from office (passive)
6) Passive Sentence with Nouns or Adjectives as Complements
  • I consider her very pretty (active)
  • She is considered very pretty (passive)
7) Passive Sentence with two objects
  • He gave me a book (active)
  • A book was given to me by him (passive 1)
  • I was given a book by him (passive 2)
8) Passive Sentence with Gerund Verbs
  • The teacher enjoyed teaching the students (active)
  • The students enjoyed being taught by the teacher (passive)
9) Agent consisting long expression at the end of sentence

Dalam kalimat pasif, jika pelaku terdiri dari ekspresi yang panjang, sebaiknya subjek tersebut ditempatkan di akhir kalimat setelah by.
  • We were all surprised by her sudden announcement to get married
  • I was confused by his plan to stop the ongoing project and begin a new one.
10) Passive Sentence with unique verbs

Kata kerja yang digunakan adalah: require, deserve, need
  • This wall needs to be painted (sama dengan)
  • This wall needs painting.

Participles

Posted by Rama Van Basten under
Participle adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata sifat dan sering berakhiran dengan ing dan -ed serta kata kerja bentuk ketiga lainnya. Karena participles berfungsi sebagai kata sifat, maka fungsi dari Participles adalah untuk menjelaskan kata benda dan tidak dapat berdiri sendiri. Berbeda dengan Gerunds, walaupun sama-sama berakhiran dengan -ing, namun Gerunds dapat berdiri sendiri.
  • The crying baby had a wet diaper.
  • Shaken, he walked away from the wrecked car.
  • The burning log fell off the fire.
  • Smiling, she hugged the panting dog.
Participial phrase adalah sekelompok participle dan modifier dan atau kata benda yang berfungsi sebagai objek langsung, objek tak langsung atau pelengkap. Di bawah ini kami berikan beberapa contoh Participial Phrase:
  • Removing his coat, Jack rushed to the river.
  • Delores noticed her cousin walking along the shoreline.
  • Children introduced to music early develop strong intellectual skills.
  • Having been a gymnast, Lynn knew the importance of exercise.
CATATAN:
  1. Untuk menghindari kesalahan, participial phrase harus diletakkan sedekat mungkin dengan kata benda yang dijelaskannya.
  2. Jika participial phrase berada di awal kalimat, kita harus menggunakan tanda baca koma (,) setelah frase tersebut.
    - Arriving at the store, I found that it was closed.
    - Washing and polishing the car, Frank developed sore muscles.
  3. Jika participle atau participial phrase berada di tengah kalimat, kita juga harus menggunakan tanda baca koma (,) yang mengapit Participle phrase tersebut. Jika koma digunakan, maka fungsi dari participial phrase tersebut hanyalah berupa informasi tambahan saja.
    - Sid, watching an old movie, drifted in and out of sleep.
    - The church, destroyed by a fire, was never rebuilt.
  4. Namun jika participial phrase penting dan bukan sebagai informasi tambahan, dimana pembaca harus tahu tentang itu, maka tanda baca koma (,) tidak digunakan.
    - The student earning the highest grade point average will receive a special award.
    - The guy wearing the chicken costume is my cousin.
  5. Jika participial phrase berada di akhir kalimat, tanda baca koma (,) biasanya mendahului participial phrase tersebut. Koma kita gunakan apabila phrase tersebut menjelaskan kata sebelumnya, apabila tidak, maka jangan gunakan koma.
    - The local residents often saw Ken wandering through the streets.
    (Frase tersebut menjelaskan Ken, bukan residents.)
    - Tom nervously watched the woman, alarmed by her silence.
    (Frase di atas menjelaskan Tom, bukan woman.)

Participial Adjectives -ed/-ing

Posted by Rama Van Basten under
Topik participial Adjectives -ed/-ing ini kami sajikan untuk menjawab pertanyaan salah satu pengunjung setia kami yang mungkin masih bingung tentang perbedaan antara Adjectives dengan -ed dan -ing.

PRESENT PARTICIPIAL ADJECTIVES (ONGOING VS COMPLETED)
  1. -ing = masih berlangsung, dan
  2. -ed = sudah selesai
Contoh:
  • a roasting chicken = ayam yang sedang dipanggang.
  • a roasted chicken = ayam yang sudah selesai dipanggang.
PRESENT PARTICIPIAL ADJECTIVES (ONGOING VS FUNCTION)
Kadang-kadang -ing digunakan dalam 2 fungsi yang berbeda, yaitu untuk menyatakan suatu pekerjaan yang sedang berlangsung dan fungsi dari suatu benda. perhatikan contoh di bawah ini.
  • Don't awaken a sleeping dog. (Jangan bangunkan Anjing yang sedang tidur)
  • Don't forget your sleeping bag. (Jangan lupa tas tidur Anda)
PAST PARTICIPIAL ADJECTIVE (COMPLETED VS NATURAL QUALITY)
Akhiran -ed (bentuk V3), pun kadang-kadang mempunyai 2 fungsi, yaitu untuk menyatakan suatu pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan dan ciri-ciri suatu benda. perhatikan contoh di bawah ini:
  • Would you like some frozen yogurt? (Yogurt yang sudah dibekukan - Completed)
  • Would you like to visit the frozen Antarctic? (Daerah beku - Natural Quality)

Parenthetical Statements

Posted by Rama Van Basten under

Kalau ada sebuah pernyataan yang berada di dalam tanda ( ) yang berada diantara Subjek dan kate Kerjanya (Predikat) dapat diabaikan.

  • My husband (the doctor) works at Community Hospital. (=My husband works at Community Hospital)
  • My best friend (the one in the green shirt) wants to meet you.

Kadang-kadang pernyataan yang berada diantara koma, juga sama seperti hal diatas:

  • His brother, John, lives in Sacramento. (=His brother lives in Sacramento)
  • Jack, and his brother, lives in Medan. ( bukan live. Sebab pernyataan �and his brother� disini sama dengan tidak ada, hanya untuk memberi penegasan.)
  • My sister, who works in Miami, is visiting me this week.
  • Mr. Johnson, however, was not amused.
  • The teacher, along with her students, is coming to the party.

Frase kata Depan biasanya tidak mempengaruhi perubahan antara Subjek dan kata Kerjanya.

  • The men in the car were shouting wildly.
  • The men in the cars were shouting wildly.
  • The books on the shelf next to the window are mine.

Namun, ada juga yang membuatnya berubah.

  • A lot of people are traveling to Belize these days.
  • A lot of milk was left in the refrigerator last night.
  • Some of the apples were rotten.
  • Some of the wine is too old.
  • None of the water is safe to drink.

Relative clause bisa membuat perubahan, tergantung pada arti dan maknanya.

  • Mary is the one who takes care of applications.
  • Mary is one of the people who take care of applications.
  • One of the men who live there is deranged.

Parallel Structures

Posted by Rama Van Basten under
Parallelism artinya kata-kata yang digunakan dalam rangkaian atau kelompok yang harus mempunyai bentuk yang sama secara grammar. Ketika kita menggunakan kata-kata atau frase yang dihubungkan dengan kata penghubung dalam sebuah rangkaian, maka bentuknya harus sama secara grammar. Perhatikan contoh berikut ini:
  • Terry likes swimming and to dive. (Salah - tidak parallel)
  • Terry likes swimming and diving. (Benar - parallel)
  • Terry likes to swim and (to) dive. (Benar - parallel)
  • I'm taking history, math, and chemical. (Salah - Chemical bukan kata benda)
  • I'm taking history, math, and chemistry
Kadang-kadang kata-kata yang berulang-ulang seperti auxiliary verbs, dapat dihilangkan pada rangkaian selanjutnya.
  • I have been to Paris and saw the Eiffel Tower. (Salah - saw seharusnya seen)
  • I have been to Paris and have seen the Eiffel Tower. (Benar)
  • I have been to Paris and seen the Eiffel Tower. (Benar dan lebih baik daripada contoh ke 2)
  • Is she coming to the party or go to a movie? (salah)
  • Is she coming to the party or going to a movie? (Benar)

Ought to

Posted by Rama Van Basten under
Ought to digunakan untuk memberikan saran atau rekomendasi. Ought to juga digunakan untuk mengekspresikan asumsi atau harapan dan juga kemungkinan yang dapat saja terjadi. Sedangkan "Ought not" (tanpa "to") digunakan untuk menyarankan untuk tidak melakukan sesuatu. Namun, di Amerika, ungkapan "ought not" ini lebih sering digantikan dengan "should not" atau "had better not."

Contoh:
  • You ought to stop smoking. Rekomendasi
  • Jim ought to get the promotion. It is expected because he deserves it.
  • This stock ought to increase in value. Kemungkinan
  • Mark ought not drink so much. Saran untuk tidak melakukan sesuatu (Tanpa "to")

Nouns

Posted by Rama Van Basten under

Nouns (Kata Benda) adalah segala sesuatu yang kita lihat atau dapat kita bicarakan dan yang menunjukkan orang, benda, tempat, tumbuhan, hewan, gagasan dan sebagainya.

Contoh:

  • soldier - Alan - cousin - Frenchman (Nama Orang)
  • rat - zebra - lion - aardvark (Nama Binatang)
  • house - London - factory - shelter (Nama Tempat)
  • table - frame - printer - chisel (Nama Objek)
  • lead - nitrogen - water - ice (Nama untuk Substansi)
  • kindness - beauty - bravery - wealth - faith (Nama Kualitas)
  • rowing - cooking - barking - reading - listening (Nama Aksi)
  • month - inch - day - pound - ounce (Nama Ukuran)

Kata Benda dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu:

  1. Concrete Nouns
  2. Abstract Nouns

Penjelasan


1. Concrete Nouns

Yaitu nama orang, tempat, atau benda dan sebagai�nya yang dapat ditangkap dengan panca indera, yakni benda-benda yang kongkret.

contoh:

  • car
  • house
  • chair
  • book

2. Abstract Nouns

Yaitu kata benda yang tak dapat diraba dengan panca indera.

Contoh:

  • happiness
  • sadness
  • wisdom
  • courage
  • health

Concrete Nouns terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu:


1. Common Nouns

Yaitu kata benda yang menunjukkan jenis, kelas dari benda-benda, tempat dan sebagainya.

Contoh:

  • Car
  • Man
  • Bridge
  • Town
  • Water
  • Metal
  • Ammonia

2. Proper Nouns

Yaitu nama orang, tempat dan sebagainya yang khusus untuk dia saja. Proper Nouns selalu diawali dengan huruf kapital.

Contoh:

  • Michael
  • Africa
  • Peking
  • Dayton Peace Accord
  • United Nations
  • The Tower of London
  • Uncle George
    ("Uncle" diawali dengan huruf kapital karena kata tersebut sudah menjadi bagian dari namanya.)
  • My favourite auntie is Auntie Sally.
  • The Red Lion

3. Collective Nouns

Berupa manusia (people), binatang (animals) dan suatu benda (things). Beberapa kata tertentu biasanya atau selalu digunakan untuk membuat collective nouns.

Contoh:

  • Choir
  • Team
  • Jury
  • Shoal
  • Cabinet (of ministers)
  • Regiment

Catatan:


Bila Collective Nouns dianggap sebagai satu unit dan untuk kepentingan unit tersebut maka diperlakukan sebagai kata benda tunggal (singular noun).

Contoh:

  • The committee was formed to carry out the task.
    (Panitia telah dibentuk untuk melaksanakan tugas itu).

Bila Collective Nouns dianggap sebagai sekumpulan para anggota, maka diperlakukan sebagai kata benda jamak (plural).

Contoh:

  • The jury were enable to agree on a verdict.
    (Para juri tidak bisa menyetujui tentang hukuman itu. Artinya yang mengeluarkan pendapat adalah pribadi para anggota jury itu).
4. Material Nouns

Yaitu nama yang menunjukkan nama benda yang terjadi dengan sendirinya dan bukan buatan manusia.

Contoh:

  • gold
  • water
  • fish
  • iron
  • blood

5. Compound Nouns

Yaitu yang merupakan gabungan dari dua kata atau lebih.

Contoh:

  • Mother-in-law
  • Board of members
  • Court-martial
  • Manservant
  • Paper-clip

PERHATIAN


Berikut ini adalah beberapa kesalahan sehubungan dengan Kata Benda (Nouns):

1. Bukan Huruf Kapital

Common nouns tidak diawali dengan huruf Kapital (kecuali di awal kalimat atau merupakan bagian dari sebuah Titel).

  • The corporal disobeyed a direct Order. (SALAH)
    ("order" adalah common noun - tidak huruf kapital)
  • It is the largest Church in Birmingham. (SALAH)
    ("church"adalah common noun - tidak huruf kapital
    )

2. Huruf Kapital Hanya Untuk Kata-kata yang Bersifat Dasar

Ketika sebuah nama terdiri dari "the", "of", "an" atau "in", maka ka. ta-kata tersebut tidak huruf kapital

  • I must visit the Tower of London. (BENAR)
    ("of" bukan kata dasar - tidak huruf kapital. BUKAN: Tower Of London)
  • Have you seen Day of the Jackal? (BENAR)
    ("of" dan "the" are bukan kata dasar - tidak huruf kapital. BUKAN: Day Of The Jackal)

3. Tunggal atau Jamak?

Penulis kadangkala ragu apakah kata Collective Noun yang dipakainya berfungsi sebagai tunggal atau jamak. Nah, untuk itu, kita harus memahami betul makna kalimatnya.

  • That team wins the league. (BENAR)
    (yang menang adalah tim tersebut, bukan masing-masing anggota tim)
  • The team wear new uniform. (BENAR)
    (yang memakai baju seragam adalah masing-masing anggota tim tersebut)

Perhatikan lagi catatan Collective Nouns di atas


Membentuk Jamak dari Compund Nouns (Kata Benda Jamak)


Untuk membentuk Jamak dari Kata Benda Majemuk, maka jamakkan saja kata dasar dari kata benda majemuk tersebut. Kalau kata benda majemuk terseubt membingungkan, maka tambahkan "s" atau "es" di akhir kata benda majemuk tersebut.

  • Mothers-in-law
  • Paper-clips
  • Forget-me-nots

Kata seperti "spoonful", "plateful" dan "cupful" beda dengan peraturan di atas. Kata-kata tersebut tinggal ditambahkan "s" pada akhir kata tersebut, walaupun kata dasarnya adalah "spoon", "plate" dan "cup".


Membentuk Jamak Pada Kata Benda


1. Tambahkan "s" pada kata benda tunggal

Contoh:

  • door - doors
  • cat - cats
  • bird - birds

2. Tambahkan "es" pada kata benda yang berakhiran bunyi desis seperti "s, ss, x, z, ch, dan sh"

Contoh:

  • ass - asses
  • bush - bushes
  • bus - buses
  • box - boxes
  • quiz - quizes
  • bench - benches

3. Tambahkan "es" pada kata benda tunggal yang berakhiran huruf "o"

Contoh:

  • Hero - heroes
  • Negro - negroes
  • Mango - mangoes

4. Pada kata benda seperti calico, partico, dan mosquito, boleh ditambahkan "s" atau "es"

Contoh:

  • Calico - calicoes/calicos
  • Partico - particoes/particos
  • Mosquito - mosquitoes/mosquitos

5. Tambahkan "s" untuk kata benda yang berakhiran "oo", "io", "oe" dan "yo".

Contoh:

  • bamboo - bamboos
  • folio - folios
  • cameo - cameos
  • embryo - embryos

6. Tambahkan "s" pada beberapa kata benda yang berakhiran "o" yang didahului oleh huruf konsonan.

Contoh:

  • canto - cantos
  • solo - solos
  • photo - photos
  • radio - radios

7. Ganti "y" menjadi "i" lalu ditambah dengan "es" pada kata benda tunggal yang berakhiran "y"

Contoh:

  • baby - babies
  • lady - ladies
  • city - cities

8. Tambahkan "s" pada kata benda tunggal yang diakhiri dengan "y" tetapi didahului huruf vokal.

Contoh:

  • boy - boys
  • toy - toys
  • day - days

9. Kata benda tunggal yang berakhiran "f" atau "fe", ubah menjadi "ves"

Contoh:

  • Calf - calves
  • wife - wives
  • knife - knives
  • wolf - wolves

10. Ada juga beberapa kata benda tunggal yang berakhiran "f" hanya ditambahkan "s". Kata benda tersebut seperti hoof, chief, cliff, gulf, roof, proof, dwarf, reef, scarf, turf, grief, safe, dan strife.

Contoh:

  • roof - roofs
  • dwarf - dwarfs
  • safe - safes

11. Untuk membentuk kata benda majemuk, silahkan kembali lihat penjelasan kata benda majemuk.

12. Sejumlah kata benda memiliki bentuk kata benda yang tidak beraturan.

Contoh:

  • man - men
  • woman - women
  • foot - feet
  • tooth - teeth
  • goose - geese
  • loose - lice
  • mouse - mice

13. Tambahkan "en" atau "ne" pada kata benda seperti ox, xhild, brother, dan cow

Contoh:

  • ox - oxen
  • child - children
  • brother - brotheren (brothers)
  • cow - kine (cows)

14. Ada juga beberapa kata benda yang bentuk jamaknya sama dengan bentuk tunggalnya.

Contoh:

  • swine - swine
  • deer - deer
  • sheep - sheep
  • fish - fish
  • dozen - dozen
  • score - score

Kadangkala kita menjumpai fishes, itu berarti menunjukkan jenis ikannya yang banyak. Kalau jumlah ikannya banyak, tetapi masih satu jenis ikan, maka gunakan fish.


15. Kata benda nama diri (Proper Nouns) yang berakhiran "s", maka bentuk jamaknya sama dengan bentuk tunggal.

Contoh:

  • Swiss - swiss
  • series - series
  • Balinese - Balinese
  • species - species
  • dll

16. Ada juga kata benda yang tidak memiliki bentuk tunggalnya.

Contoh:

  • glasses, arms, scissors, pliers, trousers, shoes, shorts, clothes, bellows, dsb.

17. Ada juga kata benda yang berakhiran "ics" yang berarti ilmu pengetahuan, dan beberapa kata benda yang berakhiran "s" tidak memiliki bentuk jamak.

Contoh:

  • mathematics, physics, politics, news, optics, gallows, billiards, statistics, dsb.

18. Kata benda serapan dari bahasa asing, memiliki bentuk jamak yang berbeda.

Contoh:

  • antenna - antennae
  • apparatus - apparatus
  • alumnus - alumni
  • datum - data
  • focus - foci
  • formula - formulae
  • genius - genii
  • index - indices
  • stratum - strata

CATATAN:

Untuk membentuk jamak dari kata serapan bahasa Latin, perhatikan caranya sebagai berikut:

  1. Kata benda yang berakhiran huruf "a", maka ubah menjadi "ae". Contoh. nebula - nebulae
  2. Kata benda yang berakhiran "us", maka ubah menjadi "i". Contoh: radius - radii
  3. Kata benda yang berakhiran "um", ubah menjadi "a". Contoh: bacterium - bacteria
  4. Kata benda yang berakhiran "x", ubah menjadi "ices" atau "ces". Contoh: vortex - vortices, crux - cruces

Untuk membentuk jamak dari kata serapan bahasa Yunani, perhatikan caranya sebagai berikut:

  1. Kata benda berakhiran "sis", ubah menjadi "ses". Contoh: thesis - theses
  2. Kata benda beakhiran "on", ubah menjadi "a". Contoh: ganglion - ganglia
  3. Kata benda berakhiran "ma", ditambah dengan "ta". Contoh: carcinoma - carcinomata
  4. Kata benda yang berakhiran "x", ubah menjadi "ges". Contoh: larynx - laringes

Perubahan kata benda serapan lainnya ke dalam bentuk jamak, secara singkat dapat dilihat pada contoh berikut ini:

  • bandit - banditti
  • tempo - tempi
  • solo - soli
  • bureau - bureaux
  • madam - mesdames

Namun, ada juga kata benda serapan dalam bentuk jamaknya telah mengikuti bentuk jamak Bahasa Inggris pada umumnya, yaitu dengan menambahkan "s" atau "es".

  • appendix - appendices/appendixes
  • antenna - antennae/antennas
  • formula - formulae/formulas
  • focus - foci/focuses
  • bureau - bureaux/bureaus
  • dll

Noun Clause

Posted by Rama Van Basten under
Noun Clause adalah Clause yang digunakan sebagai pengganti noun atau berfungsi sebagai noun (kata benda). Selain Noun Clause ini, sebenarnya masih ada clause lainnya seperti Adverb Clause dan Adjective Clause. Untuk mendalami penjelasan mengenai Noun Clause, silahkan perhatikan penjelasan di bawah ini:

Menurut jenis kalimat asalnya, Noun Clause dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu:
  1. Statement (pernyataan)
  2. Question (pertanyaan)
  3. Request (permintaan)
  4. Exclamation (seruan).
Penjelasan:

1. Statement

a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • Kangaroo lives in Australia (statement)
  • That Kangaroo lives is Australia is well known to all (Noun Clause)
2) Subjek Kalimat setelah "It"
  • It is well known to all that Kangaroo lives in Australia
3) Objek Pelengkap
  • My conclusion is that Kangaroo lives in Australia
4) Objek Kata Kerja
  • All people understand well that Kangaroo lives in Australia
5) Apositif
  • My conclusion that Kangaroo lives is Australia is correct.
2. Question

A. Yes/No Question

a. Conjunction yang dipakai adalah: "whether (or not/or if)"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • Can she drive the car? (Question)
  • Whether she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether or not she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether she can drive the car or not doesn't concern me. (Noun Clause)
    = Whether or if she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
2) Objek Pelengkap
  • My question is whether she can drive the car.
3) Objek Kata Kerja
  • I really wonder whether she can drive the car (or not).
4) Objek Kata Depan
  • We discussed about whether she can drive the car.
B. Wh- Question

a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya itu sendiri"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Subjek Kalimat
  • What is he doing? (Question)
  • What she is doing doesn't concern me. (Noun Clause)
2) Objek Pelengkap
  • My question is what she is doing.
3) Objek Kata Kerja
  • I really wonder what she is doing.
4) Objek Kata Depan
  • We discussed about what she is doing.
Catatan:

Posisi kembali normal, tidak seperti posisi sebuah pertanyaan normal.

3. Request

a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Objek Kata Kerja
  • Read the book! (Request)
  • He suggested that I read the book. (Noun Clause)
Catatan:

Tanda seru hilang.

4. Exclamation

a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya yang dipakai pada kalimat itu sendiri"

b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:

1) Objek Kata Kerja
  • What a pretty girl she is? (Exclamation)
  • I never realize what a pretty girl she is. (Noun Clause)
2) Objek Kata Depan
  • We are talking about what a pretty girl she is.
Catatan Tambahan:
  • Noun Clause dengan "that" digunakan sebagai subjek dari suatu kalimat hanya dengan kata kerja tertentu. Dan kata kerja (verb) yang penting adalah linking verb, khususnya BE.
  • Noun Clause dengan "that" sering menjadi objek dari verb (kata kerja), beberapa verb berikut ini biasanya mempunyai subjek yang me�nunjukkan manusia. Kata-kata tersebut terutama sekali adalah verb yang digunakan dalam Indirect Speech Berta verb yang menyatakan kegiatan mental.
Kata Kerja Kalimat Tak Langsung

Admit, agree, allege, announce, argue, assert, assure, declare, aver, boast, claim, complain, confess, convince, deny, disagree, explain, foretell, hint, inform, insist, maintain, notify, persuade, pray, predict, proclaim, promise, relate, remark, remind, report, say, state, swear, teach, tell, threaten, warn

Kata Kerja Aktivitas Mental

Ascertain, assume, believe, calculate, care (untuk kalimat negative atau interrogative), conceive, conclude, consider, convince, decide, discover, doubt, dream, expect, fancy, feel, find out, forget, grant, guess, hear, hold (pendapat), hope, imagine, indicate, know, judge, learn, mean, mind (untuk kalimat negative atau interrogative), notice, perceive, presume, pretend, prove, question, realize, recall, reckon, recollect, reflect, regret, rejoice, remember, reveal, see, show, suppose, surmise, think, trust, understand, wish

Contoh:
  1. Alex thinks that Mary is ill.
  2. Bob told me that he had finished breakfast.
  3. Henry says that Jack is very busy.
  4. He insists that there is a mistake.
  5. He complained to his friend that his wife couldn't cook.
  • Dalam percakapan yang tidak resmi (informal) "that" sering dihilangkan dari objek Clause jika artinya (maksudnya) sudah jelas dapat dimengerti tanpa adanya "that".
Contoh:
  1. I am sorry (that) I couldn't meet you at the station.
  2. He says (that) they plan to come to the dance.
  3. We thought (that) you had already left for abroad.
  4. The reason we returned so early is, (that) one of the children got sick.
  • Noun Clause dari question (pertanyaan) yang terletak sesudah verb yang memerlukan 2 objek mungkin berfungsi sebagai salah satu atau kedua objek dari verb tersebut.
Contoh:
  1. Give the man (Indirect Object) what is in this envelope (Direct Object)
  2. Give what is in the envelope to the man.
  • Noun Clause dari pertanyaan mungkin diawali dengan kata-kata tanya yang berfungsi sebagai: Pronouns, Adjectives, atau Adverbs. Kata-kata yang dipakai adalah: Pronoun = who (ever), what (ever(, which. (ever), Adjective = whose, what (ever), which (ever), Adverb = how (ever), when (ever), where (ever), why.
Contoh:
  1. We don't know who will be coming from the employment agency. (who adalah subjek dari will be coming)
  2. We don't know whom the employment agency will send. (whom adalah objek dari will send)
  3. We will ask whoever comes from the employment agency. (whoever adalah subjek dari comes)
  4. We will ask whomever the employment agency sends. (whomever adalah objek dari sends)
  • Dalam Noun Clause dari pertanyaan, subjek dan verb mempunyai susunan yang umum, yakni terletak sesudah introductory word.
  • Noun Clause dari permintaan dimulai dengan that- Clause ini paling sering merupakan objek dari verb yang menyatakan permintaan, saran, atau keinginan dan sebagainya.
Contoh:
  1. He is requesting that a company car be placed at his disposal.
  2. The doctor recommended that he take a vacation.
  3. It was suggested that she leave immediately.
  4. It was proposed that the meeting be adjourned.
  • Kadang-kadang "that" yang merupakan kata permulaan Clause dapat digantikan dengan susunan infinitive setelah kata-kata kerja yang menunjukkan permintaan seperti advise, ask, beg, command, desire, forbid, order, request, require, argue.
  • Subjek dari that-Clause sering dalam bentuk passive dari verbs of requesting dengan susunan anticipatory it.

Negation

Posted by Rama Van Basten under
Negation adalah bentuk pernyataan negatif. Walaupun hal ini tidak begitu asing, namun di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.

1. Dengan Kata Kerja (VERB)

a. With a simple form:

Subject + (The negative of the auxiliary DO (or MODALS)) + simple form.

Examples:
- I don't know
- We didn't see (Not I didn't saw)
- He couldn't stay

b. With a past participle:

Subject + (The negative of the auxiliaries BE or HAVE) + past participle.

Examples:
- They haven't seen
- She wasn't driving
- You hadn't forgotten

2. Dengan Kata Benda (NOUN)

Jangan gunakan 2 kali Negation dalam 1 kalimat yang sama.

Contoh:
  • I do not see no evidence. (SALAH)
a. Positive sentences:

No+ noun

Examples:
- I see no evidence
- No one is concerned

b. Negative sentences:

Examples:
- I do not see any evidence
- They are not concerned

Need

Posted by Rama Van Basten under
American English menganggap need sebagai kata kerja biasa (American English) dan British English menganggap need sebagai kata kerja biasa dan Modal verbs. Karena Need bisa juga menjadi Modals, maka bentuk negatifnya adalah needn't, namun apabila berfungsi sebagai kata kerja, maka bentuk negatifnya adalah don't need, dst. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan di bawah ini:

Need
(Perlu)
  • Children need a good balanced diet.
  • I need some new winter shoes.
  • Do we need anything from the shops?
  • You need a lot of stamina to run that sort of distance.
  • To make pastry, you need flour, fat and water.
  • Will I be needed in the office tomorrow?
  • I need you (=want you very much).
  • I need (=very much want) you to advise me on what to wear tomorrow night.
  • I badly need (=strongly want) a rest from all this.
Dalam British English, need bisa juga digunakan sebagai modal verb. Kalau sudah berfungsi sebagai modal verb, maka tidak ada penambahan "s" kalau berjumpa dengan He, She, It. Dan kalau berbentuk negatif, bentuknya menjadi needn't (Bukan do/does not need) dan dalam bentuk kalimat tanya, Need diletakkan di awal kalimat tanya:
  • This is the only thing I/you/he/she/it/we/they need do.
  • I/you/he/she/it/we/they needn't come tomorrow - it isn't necessary.
  • Need I/you/he/she/it/we/they really do it?
Perhatikan perbedaan Need sebagai Kata Kerja biasa dan Modal Verb:
  • You needn't come in to work today if you are feeling well. (Modal Verb)
  • You don't need to work on weekends, because the office is closed. (Kata Kerja Biasa)
Needn't dipakai sebagai pengganti mustn't:
  • You must bring calculator into the class.
  • You needn't bring calculator into the class. (BUKAN: mustn't)

Must vs Have to

Posted by Rama Van Basten under
Kita gunakan "must" untuk menunjukkan kalau kita itu yakin akan sesuatu dan sesuatu itu pasti benar adanya. Biasanya diikuti dengan alasan yang kuat. Untuk membuat penjelasan ini semakin jelas, silahkan lihat contoh kalimat-kalimat di bawah ini: Selamat Belajar.
  • There's no heating on. You must be freezing.
  • You must be worried that she is so late coming home.
  • I can't remember what I did with it. I must be getting old.
  • It must be nice to live in Florida.
Kita juga menggunakan "must" untuk mengekspresikan keharusan yang kuat. Artinya pembicara hampir sangat setuju akan keharusan tersebut.
  • I must go to bed earlier.
  • They must do something about it.
  • You must come and see us some time.
  • I must say, I don't think you were very nice to him.
Kita gunakan "have to" untuk mengekspresikan keharusan yang sangat kuat. Keharusan yang timbul karena faktor luar.
  • I have to arrive at work at 9 sharp. My boss is very strict.
  • We have to give him our answer today or lose out on the contract.
  • You have to pass your exams or the university will not accept you.
  • I have to send a report to Head Office every week.
Dalam British English, digunakan "have got to" yang artinya sama dengan "have to".
  • I've got to take this book back to the library or I'll get a fine.
  • We've got to finish now as somebody else needs this room.
Kita bisa juga gunakan "will have to" untuk membicarakan keharusan. Sama seperti Must, keharusan yang bersumber dari diri pribadi yang menyatakan "memang" sesuatu itu harus.
  • I'll have to speak to him.
  • We'll have to have lunch and catch up on all the gossip.
  • They'll have to do something about it.
  • I'll have to get back to you on that.
Mustn't artinya dilarang.
  • We mustn't talk about it. It's confidential.
  • I mustn't eat chocolate. It's bad for me.
  • You mustn't phone me at work. We aren't allowed personal calls.
  • They mustn't see us talking or they'll suspect something.
Gunakan "don't have to" (atau "haven't got to" dalam British English) untuk bentuk negatif dari have to.
  • We don't have to get there on time. The boss is away today.
  • I don't have to listen to this. I'm leaving.
  • You don't have to come if you don't want to.
  • He doesn't have to sign anything if he doesn't want to at this stage.
  • I haven't got to go. Only if I want to

Much vs Many

Posted by Rama Van Basten under
Much dan many adalah Determiner. Much digunakan untuk kata benda tidak dapat dihitung dan many untuk kata benda jamak. Arti kedua kata tersebut sama, yaitu "banyak". Perhatikan contoh kalimat-kalimat dan penjelasan di bawah ini:
  • There isn't much sugar.
  • Do you have many relations in America?
Much dan many digunakan dalam kalimat negatif dan kalimat tanya.
  • We didn't have much luck today.
  • Have you got much more work to do?
  • There aren't many hotels in this town.
  • Do you know many people around here?
Much tidak digunakan dalam kalimat postif/affirmatif. Sebagai penggantinya, kita gunakan a lot of atau lots of:
  • He has got a lot of money (BUKAN much money)
  • There is a lot of rain coming later today (BUKAN much rain)
Many sering juga dipakai dalam kalimat positif/affirmatif. Tetapi lebih baik gunakan a lot of atau lots of:
  • There are many ways to approach this (or lots of ways)
  • Many people are living below the poverty line (or lots of people)
Much dapat dipakai dalam kalimat affirmatif, namun didahului oleh so, too atau as:
  • There is so much work to be done.
  • I think that he has got too much responsibility.
  • Drink as much water as possible during the race.

Mood

Posted by Rama Van Basten under
Mood ialah bentuk kata kerja yang menunjukkan cara suatu perbuatan dilakukan. Dalam Grammar Bahasa Inggris, Mood ini terbagi-bagi atas beberapa bagian yang akan kami jelaskan di bawah ini dan perhatikan contoh kalimatnya.

JENIS-JENIS MOOD
  1. INDICATIVE MOOD
  2. IMPERATIVE MOOD
  3. SUBJUNCTIVE MOOD
1. INDICATIVE MOOD

Indicative Mood adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk:

1. Menunjukkan Kenyataan
  • I sent a letter yesterday
  • They love each other
  • My father usually drinks a cup of coffee before going to work
2. Menyampaikan Pertanyaan
  • Are you an English teacher?
  • Did you come to her party last night?
  • Will you come with me?
3. Menyampaikan Pengandaian Yang Kemungkinan Bisa Terjadi
  • If she calls me, I will come soon
  • She will buy a new car if she wins the lottery
2. IMPERATIVE MOOD

Yaitu bentuk yang digunakan untuk:

1. Menyampaikan Perintah/Larangan
  • Don't be lazy!
  • Be quiet!
2. Menyampaikan Permintaan
  • Pass me the salt, please?
  • Would like to open the window?
3. Menyampaikan Suatu Ajakan
  • Do come in!
  • Give me five!
4. Menyampaikan Nasihat
  • Try your best!
  • Be careful!
3. SUBJUNCTIVE MOOD

Yaitu bentuk yang digunakan untuk:

1. Menyatakan Harapan
  • Long live the President!
  • God bless you!
2. Menyampaikan Pengandaian
  • If I were you, I will call her now
  • If you had come earlier, You would not have missed the train
  • I wish I lived in New York
  • If only she had studied hard
  • You talk as though you knew the fact well
  • It looks as if it would rain
  • It's time we started the show
  • I would rather you paid by cash
  • The doctor suggested that the patient take the medicine
  • It is necessary that Mary read his book

Modals

Posted by Rama Van Basten under
Semua auxiliary verbs "kecuali be, do dan have" disebut modals. Tidak seperti auxiliary verbs lainnya, modals juga berfungsi sebagai kata kerja Bantu dan tidak dapat berdiri sendiri. Perhatikan contoh-contoh Modals di bawah ini beserta fungsi dari Modals melalui contoh kalimat yang diberikan.

Can
  • They can control their own budgets. (kemampuan/kemungkinan)
  • Can I smoke here? (Minta Izin)
  • Can you help me? (Permintaan)
Could
  • Could I borrow your dictionary? (Minta Izin)
  • Could you say it again more slowly? (Permintaan)
  • We could try to fix it ourselves. (Saran)
  • I think we could have another Gulf War. (Kemungkinan)
  • He gave up his old job so he could work for us. (Kemampuan)
May
  • May I have another cup of coffee? (Minta Izin)
  • China may become a major economic power. (Kemungkinan)
Might
  • They might give us a 10% discount. (Kemungkinan)
Must
  • We must say good-bye now. (Keharusan)
  • They mustn't disrupt the work more than necessary. (Larangan)
Ought to
  • We ought to employ a professional writer. (Menyarankan)
Shall

(jarang dipakai di Amerika)
  • Shall I help you with your luggage? (Menawarkan)
  • Shall we say 2.30 then? (Menyarankan)
  • Shall I do that or will you? (Meminta)
Should
  • We should sort out this problem at once. (Menyarankan)
  • I think we should check everything again. (Merekomendasikan)
  • Profits should increase next year. (Prediksi tak tentu)
Will
  • I can't see any taxis so I'll walk. (Keputusan Spontan)
  • I'll do that for you if you like. (Menawarkan)
  • I'll get back to you first thing on Monday. (Janji)
  • Profits will increase next year. (Prediksi tak tentu)
Would
  • Would you mind if I brought a colleague with me? (Minta Izin)
  • Would you pass the salt please? (Permintaan)
  • Would you mind waiting a moment? (Permintaan)
  • "Would three o'clock suit you?" - "That'd be fine." (Mengatur)
  • Would you like to play golf this Friday? (Mengundang)
  • "Would you prefer tea or coffee?" - "I'd like tea please." (Merujuk)
Modal auxiliary verbs selalu diikuti oleh bentuk kata kerja pertama.

Misplaced Modifiers

Posted by Rama Van Basten under
Misplaced modifiers adalah kata, frase atau klausa tunggal yang tidak jelas kata apa yang dijelaskannya. Berikut ini kami akan memberikan 6 (enam tips untuk menempatkan Modifier dengan tepat.
  • Limiting modifiers (only, even, almost, nearly, just) harus diletakkan di depan kata yang dijelaskannya.
  1. Tidak Jelas: You will only need to plant one package of seeds.
  2. Revisi: You will need to plant only one package of seeds. ("Only" menjelaskan "one," bukan "need.")
  • Tempatkan frase dan klausa yang memberikan penjelasan dengan tepat sehingga pembaca akan mudah memahaminya.
  1. Tidak Jelas: The robber was described as a tall man with a black mustache weighing 150 pounds.
  2. Revisi: The robber was described as a six-foot-tall man weighing 150 pounds with a black mustache. ("150 pounds" menggambarkan "the man", bukam "the mustache")
  • Susunlah kalimat dengan teratur, mulai dari Subjek hingga Objek.
  1. Tidak Jelas: John, after trying to reach the ball, decided to get a ladder.
  2. Revisi: After trying to reach the ball, John decided to get a ladder. (Subject dan verb terlalu panjang untuk dipisahkan.)
  • Infinitives ("to" + verb, seperti "to go," "to catch," "to shout") biasanya tidak dipisah.
  1. Tidak Jelas: The patient should try to, if possible, avoid going up and down stairs.
  2. Revisi: If possible, the patient should try to avoid going up and down stairs.
  • Susunlah Dangling modifiers dengan baik.
  1. Tidak Jelas: Deciding to join the navy, the recruiter happily pumped Joe's hand. (The recruiter tidak memutuskan untuk bergabung dengan AL, melainkan si Joe.)
  2. Revisi: The recruiter happily pumped Joe's hand after learning that Joe had decided to join the navy.
  1. Tidak Jelas: Though only sixteen, UCLA accepted Martha's application. (UCLA tidak berusia 16 tahun, melainkan si Martha.)
  2. Revisi: Though Martha was only sixteen, UCLA accepted her application.
  • Dangling modifiers dapat diperbaiki dengan menyusun ulang suatu kalimat, namun caranya dapat saja berubah-ubah sesuai dengan keinginan penulis.
  1. Tidak Jelas: When watching films, commercials are especially irritating.
  2. Revisi: When watching films, I find commercials especially irritating. (atau) When I am watching films, commercials are especially irritating.

May vs Might

Posted by Rama Van Basten under
Might merupakan bentuk past dari "May". Keduanya mempunyai arti yang sama, yaitu "boleh, mungkin". Walaupun mempunyai arti yang sama, pastilah ada beda fungsi dan kegunaan dari kedua kata tersebut. Perhatikan penjelasan di bawah ini:

May


Kita menggunakan 'may' untuk meminta ijin. Namun kata ini agak kurang formal dan jarang dipakai dalam percakapan bahasa Inggris modern
  • May I borrow your pen?
  • May we think about it?
  • May I go now?
Kita memamaki 'may' untuk menyatakan "Mungkin"
  • It may rain later today.
  • I may not have time to do it today.
  • Pete may come with us
Might

Kita memakai 'might' untuk menyatakan mungkin, tapi dengan kadar kemungkinan yang kita buat itu kecil untuk terjadi dibandingkan dengan kita menggunakan 'May'. Kata "might" ini lebih sering dipakai dalam percapakan Bahasa Inggris.
  • She might be at home by now but it's not sure at all.
  • It might rain this afternoon.
  • I might not have time to go to the shops for you.
  • I might not go.
Untuk menyatakan mungkin di masa lampau, kita gunakan 'might have'.
  • He might have tried to call while I was out.
  • I might have dropped it in the street.
Menindaklanjuti Pelajaran kita mengenai Order of Adjectives, dan untuk lebih memahaminya, sekarang kita coba untuk menguji pemahaman kita. Mana kalimat di bawah ini yang benar?
  1. Gadis Tua yang Cantik, atau
  2. Gadis Cantik yang Tua
Untuk menjawabnya, kita harus kembalikan pada Order of Adjectives, yaitu:
  1. Opinion = Pendapat
  2. Size = Ukuran
  3. Age = Usia
  4. Shape = Bentuk
  5. Color = Warna
  6. Origin = Asal
  7. Material = Bahan
  8. Purpose = Tujuan Benda
Nah, kalau kita terjemahkan kalimat di atas, dan kita urutkan maka menjadi:
  1. Beautiful Old lady (1, 3)
  2. Old Beautiful lady (3, 1)
Melihat urutan di atas, maka phrase yang benar adalah No.1, yaitu Beautiful old lady.

Penjelasan:
  • Beautiful = Opinion
  • Old = Age

Make vs Do

Posted by Rama Van Basten under
Salah satu bentuk yang banyak dibahas dalam tata bahasa (Grammar) Bahasa Inggris adalah Make dan Do. Keduanya agak sedikit membingungkan dalam penggunaannya. Untuk itu, perhatikan penjelasan di bawah ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan kedua kata tersebut.

Do
digunakan untuk menggambarkan sebuah aktivitas tanpa dijelaskan apa yang sedang dikerjakan itu:
  1. I'm going to do something that you won't believe!
  2. We did some things around the house on the weekend.
Do digunakan untuk menggambarkan tentang pekerjaan atau tugas:
  1. I didn't do any work today.
  2. My mother usually does the housework during the week, but my father does most of the chores on the weekend.
  3. Have you done your homework?
Make digunakan untuk menjelaskan tentang membangun, memproduksi, atau menghasilkan sesuatu, dll.
  1. Peter made a tree house for his children.
  2. Who made this lovely birthday cake?
  3. We make our own yogurt.

Little vs Few

Posted by Rama Van Basten under
Little dan Few mempunyai arti yang sama, yaitu "sedikit". Walaupun mempunyai arti yang sama, namun penggunaannya berbeda dalam Bahasa Inggris. Untuk itu, silahkan perhatikan penjelasan di bawah ini. Selamat Belajar

Little artinya sedikit dan diletakkan sebelum kata benda tidak dapat dihitung (uncountable nouns):
  • There is little water left, so drink only what you must.
  • I have little reason to think they will help.
Few digunakan dengan kata benda jamak:
  • There are few men who are capable of doing it.
  • I know few places that I could recommend to you.
Little dan few mengandung arti negatif:
  • I have little reason to think they will help = I would like to have more reason, but unfortunately I haven't.
  • I know few places that I could recommend to you = I would like to be able to recommend more places, but unfortunately there aren't more.
Little dan few adalah bentuk formal, sedangkan untuk membuatnya tidak formal, cukup tambahkan not much dan not many:
  • I don't have much reason to think they will help.
  • I don't know many places that I could recommend to you.
Kalau kita memakai article a sebelum little dan few, maka mengandung arti positif, sama dengan some:
  • We've got a little bread = We've got some bread.
  • We've got a few biscuits = We've got some biscuits.
Sebelum Pronoun atau Determiner, (a) little of dan (a) few of digunakan:
  • Take a little of this and a little of that.
  • Sorry, but we only have a little of it.
  • Take a few of these and a few of those.
  • Sorry, but we only have a few of them.

Lay vs Lie

Posted by Rama Van Basten under
Satu lagi yang sering dibahas dalam Confusing Words dalam Grammar Bahasa Inggris adalah "Lay" dan "Lie". Keduanya mempunyai bentuk yang hampir sama, namun sebenarnya berbeda. Berbeda arti dan berbeda fungsi dan kegunaan. Perhatikan penjelasan di bawah ini:

Kata kerja lie dan lay sering membingungkan kita. Perhatikan bentuk perbedaannya seperti berikut ini:

Kata Kerja lie memiliki 2 arti yang berbeda:

Lie
: Berbaring:
  1. The mechanic was lying on his back underneath my car.
  2. The cat just loves to lie in front of the fire.
  3. She lay back in the dentist's chair and tried to relax.
  4. Lie still a moment, John.
  5. He lies awake at night, worrying.
  6. He lay down on the bed and cried.
  7. I usually lie down (=rest/sleep) for an hour after lunch
  8. Snow lay thickly over the fields.
Lie: Berbohong:
  1. Both witnesses lied to the police about what happened in the accident.
  2. Don't trust her - she's lying.
  3. I used to lie about my age but nowadays I don't bother.
  4. She lied her way past the guards.
Sedangkan kata kerja lay artinya Meletakkan:
  1. She laid the baby (down) in its cot.
  2. I'll lay your coats on the bed upstairs.
  3. Perhaps we should lay paper over the floor while we're decorating the room.
  4. She laid aside her book and went to answer the phone.
  5. The dog laid its ears back (=put them flat against its head) and howled.
  6. He laid down his knife and fork, saying he couldn't possibly eat any more.
  7. Lay the rug flat on the ground.
  8. There will be some disruption for the next few weeks while contractors lay a new cable/sewer.
  9. We're having a new carpet laid in the hall next week.
  10. They've been laying bricks (=making a wall with bricks) for two weeks and the first floor is already finished.
Lie (Berbohong) adalah Regular Verb (Kata Kerja Beraturan):

Lie/lied/lied
  1. He is not to be trusted. He will always lie if he thinks it will help him.
  2. You lied to me, child!
  3. I have lied to him for his own sake.
Lie (Berbaring) adalah Irregular Verb (Kata Kerja Tidak Beraturan):

Lie/lay/lain
  1. She usually lies down for a couple of hours after lunch.
  2. He lay perfectly still, hoping that they wouldn't find him.
  3. The jungle had lain undisturbed for thousands of years.
Lay (Meletakkan) adalah Irregular Verb (Kata Kerja Tidak Beraturan):

Lay/laid/laid
  1. Jenny lays the table for dinner every day.
  2. We lay newspaper on the floor to stop the paint spoiling the wooden boards.
  3. The hens have laid eight eggs.
Perhatikan beberapa contoh di bawah ini bagaimana kesalahan-kesalahan sering terjadi di dalam pembentukan Degree of Comparison:
  • (SALAH) Alice is taller than any other girls in the class.
  • (BENAR) Alice is taller than any other girl in the class.
  • (SALAH) Iron is more useful than any other metals.
  • (BENAR) Iron is more useful than any other metal.
  • (SALAH) He is in class fifth.
  • (BENAR) He is in class five. OR He is in the fifth class.
  • (SALAH) He is more taller than I am.
  • (BENAR) He is taller than I am.
  • (SALAH) From the two he is the smarter.
  • (BENAR) He is the smarter of the two.
  • (SALAH) From the three he is more tall.
  • (BENAR) He is the tallest of the three.
  • (SALAH) I have never seen a so good girl.
  • (BENAR) I have never seen so good a girl.

Inversion

Posted by Rama Van Basten under
Dalam Bahasa Inggris, suatu kalimat subjek dan kata kerjanya dapat dibalik untuk tujuan tertentu. Namun pembalikan pola kalimat ini tidaklah merubah arti dan makna kalimat tersebut. Pembalikan tersebut disebut dengan Inversion, sepertinya dalam:

1. Kalimat Pertanyaan
2. Kalimat Negatif
3. Frasa Kata Depan yang menerangkan tempat
4. Kalimat Conditionals
5. Kalimat Elipsis

1. Pertanyaan
  • He is a doctor. Is he a doctor? (inversion langsung)
  • He ate an apple. Did he eat an apple? (inversion dengan do)
2. Negatif
  • He is a doctor. Not only is he a doctor, (but) he is also a millionaire.
  • He ate an apple. Not only did he eat an apple, (but) he also ate an orange.

3. Frasa kata depan yang menerangkan tempat (Diperlukan)
  • On the table is a book. On the table (there) is a book.
Frasa kata depan dibutuhkan disini, karena tanpanya, kalimat ini tidak akan lengkap (... is a book ... bukan kalimat lengkap dan tidak dapat dipahami sampai disitu). Jadi Inversion dibutuhkan.
  • At the restaurant, the food was too spicy.
(pada kalimat di atas, inversion tidak dibutuhkan), sebab tanpa frasa kata depan pun, kalimat ... the food was too spicy ... sudah dapat dipahami dengan baik.

4. Kalimat Conditionals
  • If you had listened to me, you wouldn't have lost your job (= had you listened to me, you...)
  • If I were you, I wouldn't do that. (= were I you,...)

5. Kalimat Elipsis
  • Henry will not go to the theater and so won't her.
  • You are so busy and so are they.
Catatan:

Bila suatu kalimat diawali dengan kata-kata/frasa berikut ini, maka susunan subjek dan kata kerjanya boleh dibalik.
  • Never, hardly, scarcely, seldom, dll sejenis (ekspresi negatif).
  • Few, such, so, little, great
  • Only, not only
Contoh:
  • I had never been asked to do the job. (= Never had I been asked to do the job)
  • This letter must not be opened on any account. (= On any account must this letter not be opened)
  • The coffee is so hot that I can't drink it. (= So hot is the coffee that I can't drink it)
  • She is not only beautiful, but she is also intelligent. (= Not only is she beautiful, but she is also intelligent)

Interjection

Posted by Rama Van Basten under
Interjection (Kata Seru) adalah suatu bunyi seru yang ditambahkan ke dalam kalimat untuk menunjukkan perasaan atau emosi yang kuat seperti kegembiraan, kesedihan, keterkejutan, persetujuan, keheranan, dsb.

Contoh:
  • Hey! Get off that floor!
  • Oh, that is a surprise.
  • Good! Now we can move on.
  • Jeepers, that was close.adaa
Ekspresi pengantar seperti "yes", "no", "indeed" dan "well" dalam Bahasa Inggris juga disebut Interjection.

Contoh:
  • Indeed, this is not the first time the stand has collapsed.
  • Yes, I do intend to honour the bet.
Ada juga bunyi atau suara yang juga dianggap Interjection

Contoh:
  • Phew! I am not trying that again.
  • Humph! I knew that last week.
  • Mmmm, my compliments to the chef.
CATATAN

Tanda Baca

Interjection dapat diikuti oleh koma atau tanda seru. Koma digunakan untuk menunjukkan seruan yang ringan atau lembut, sedangkan tanda seru digunakan untuk menyatakan seruan yang lebih kuat seperti terkejut, emosi, marah, atau perasaan yang lebih mendalam lainnya.
  • Hurry! The bus is about to leave!
  • Jeepers! That is the largest beetle I have ever seen.
  • No, I'm not going tomorrow night.
  • Well, the larva moves more quickly than you would expect.
  • Absolutely, a fifth of them do not count.
Ada beberapa Kata Kerja tertentu yang dapat dipakai dalam pengertian kalimat seru.

a. Noun-Infinitive
  • To suppose that he could be pardoned! (Siapa yang sangka kalau dia masih bisa diampuni!)
  • To think that he should have died! (Siapa kira dia telah mati akhirnya!)
b. Subjunctive
  • Would that I were rich! (Andainya lah kalau saya ini orang kaya)
  • Would that he were still alive.
c. Imperative
  • Hear! Hear!
  • Shut up! shut up!
d. Noun
  • Poor thing!
  • Terrible news!
  • Fool!
e. Pronouns
  • What an idea!
  • What a shame!
f. Adjectives
  • Strange!
  • Shocking!
g. Adverbs
  • How beautiful!
  • How beautiful she is!
h. Conjunction
  • If we had only known!
  • If I could only see her once more!
CONTOH KALIMAT SERU
  • hurray! = hore!
  • Alas! = Aduh! Sayang!
  • Bravo! = bagus sekali!
  • Hush! = Diam!
  • Bosh! = Omong kosong!
  • Ah! = Aduh!
  • Dammit! = Persetan!
  • Dear me! = Astaga!
  • For heaven's sake! = Ya Alla!
  • Good heavens! = Masya Allah!
  • Good Lord! = Astaga!
  • Farewell! = Selamat Jalan!
  • Well done! = Bagus sekali!
  • Thank goodness! = Syukurlah!
  • Thank God! = Alhamdulillah!
PERHATIAN

Kalimat Seru Dalam Surat Resmi

Jangan gunakan kalimat seru seperti contoh di atas dalam surat resmi.

Interested - Interesting

Posted by Rama Van Basten under
Interested dan Interesting kedua-duanya adalah Kata Sifat (Adjectives). Namun, penggunaan kedua kata tersebut berbeda. Perbedaannya sama dengan kata "bored" dan "boring".
  1. Interested = tertarik
  2. Interesting = menarik
Perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini untuk melihat perbedaannya.
  • I am interested in the lesson because it is interesting.
    (Saya tertarik dengan pelajaran tersebut sebab pelajaran tersebut menarik)
  • She is interested in the movie because it is interesting.

Infinitives

Posted by Rama Van Basten under
Infinitives adalah "to + verb1", misalnya: to run, to play, to sleep, to study, to do, to clean, to grow, to kick, to smoke, dan lain sebagainya. Infinitives pada umumnya digunakan sebagai object kalimat. Selain itu, infinitives juga kadang-kadang digunakan sebagai subject kalimat. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan fungsi dan letak Infinitives di dalam kalimat seperti penjelasan di bawah ini:

A. Infinitives as Subjects

Sebagai subject kalimat, infinitive pada umumnya dalam bentuk infinitive clause.

Contoh:
  • To play kites when it's very cloudy is very dangerous.
  • To study the grammar is a must if you want to improve your English.
  • To play football when drizzling is very joyful.
Dengan tidak merubah makna, ketiga kalimat di atas berturut-turut dapat diekspresikan sebagai berikut:
  • It is very dangerous to play kites when it's very cloudy.
  • It is a must to study the grammar if you want to improve your English.
  • It is very joyful to play football when drizzling.
B. Infinitives as Objects

Sering kita harus menggunakan verbs setelah verbs lainnya. Jika verb diikuti oleh verb yang lain, maka verb yang mengikuti tersebut berfungsi sebagai object kalimat. Verbs yang mengikuti tersebut dapat berbentuk infinitive atau dapat juga berbentuk gerund, tergantung pada verb yang diikutinya. Verbs pada table berikut diikuti oleh infinitives.
  • agree (menyetujui)
  • appear (tampak)
  • attempt (berusaha)
  • claim (mengklaim)
  • decide (memutuskan)
  • demand (menuntut)
  • desire (berkeinginan)
  • expect (berharap)
  • fail (gagal)
  • hesitate (ragu-ragu)
  • hope (berharap)
  • intend (bermaksud)
  • learn (belajar)
  • need (membutuhkan)
  • offer (menawarkan)
  • plan (merencanakan)
  • prepare (mempersiapkan)
  • pretend (pura-pura)
  • promise (berjanji)
  • refuse (menolak)
  • seem (tampak)
  • strive (berusaha keras)
  • tend (cenderung)
  • try (mencoba)
  • want (ingin)
  • wish (berharap)
  • would like (ingin/mau)
  • begin (mulai)
  • can't bear (tidak tahan)
  • can't stand (tidak tahan)
  • continue (melanjutkan)
  • dislike (tidak suka)
  • dread (takut)
  • hate (benci)
  • like (suka)
  • love (cinta)
  • prefer (lebih suka)
  • start (mulai)
  • stop (berhenti)
  • remember (ingat)
  • forget (lupa)
Catatan:
  • Kata Kerja berwarna ungu selalu diikuti oleh infinitives (tidak pernah diikuti oleh gerund).
  • Kata Kerja berwarna hijau selain diikuti oleh infinitives juga dapat diikuti oleh gerunds dengan makna yang sama dengan bentuk infinitive-nya.
  • Kata Kerja berwarna biru juga dapat diikuti oleh gerunds, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk infinitive-nya.
Contoh:
  • Everybody has agreed to meet again next week.
  • Look! The newly born calf is attempting to stand on his own feet.
  • He claimed to have returned my book but I am a hundred percent sure that he hasn't.
  • Our government decided to lower the gas price.
  • The laborers of that company are demanding to get better salaries.
  • If I make a mistake, please don't hesitate to correct me.
  • I was pretending to study hard when my mom entered my room last night.
  • I am so sorry. I didn't intend to hurt your feeling.
  • She refused to accept my help.
  • If you don't strive to learn English, your English will not improve steadily.
  • I want to write down all of the English patterns on this blog.
  • He needs to borrow some money.
  • I like to study English = I like studying English.
  • My grandmother couldn't bear to hear the loud noise coming from the construction site = My grandmother couldn't bear hearing the loud noise coming from the construction site.
  • They prefer to play football than (to) study = They prefer playing football to studying.
  • We started to try to study English last month = We started trying to study English last month.
  • I wants to stop to smoke.
  • My brother remembered to lock his car.
  • My brother didn't forget to lock his car.
2. Setelah object pronoun atau noun

Berbeda dengan verbs di atas, verbs pada tabel berikut umumnya membutuhkan object pronoun (i.e. me, you, him, her, it, them, us) atau noun sebelum diikuti oleh infinitive.
  • advise (menasehati)
  • allow (mengijinkan)
  • ask (menyuruh)
  • encourage (mendorong)
  • expect (mengharapkan)
  • force (memaksa)
  • invite (mengundang)
  • need (membutuhkan)
  • order (memerintah)
  • permit (mengijinkan)
  • remind (mengingatkan)
  • require (membutuhkan)
  • tell (memberi tahu)
  • want (menginginkan)
  • warn (memperingatkan)
  • would like (mau)
Contoh:
  • The teacher advised us to study harder.
  • Have your parents allowed you to have a boyfriend yet?
  • My mom asked me to help my younger brother (to) do his homework.
  • Ronny begged Rini to marry him.
  • The eruption of mount Merapi forced the villagers to flee their villages.
  • A success story can encourage people to be successful.
3. Setelah adjectives

Pada umumnya adjective dapat diikuti baik oleh infinitive maupun oleh gerund dengan tanpa merubah makna kalimat. Tetapi, ada beberapa adjective yang hanya diikuti oleh infinitive dan tidak pernah diikuti oleh gerund. Adjectives yang dimaksud disajikan pada table berikut.
  • able (dapat)
  • anxious (cemas, antusias)
  • boring (bosan)
  • common (umum)
  • dangerous (berbahaya)
  • difficult (sulit)
  • eager (antusias)
  • easy (mudah)
  • good (baik)
  • hard (sulit)
  • pleased (senang)
  • prepared (siap)
  • ready (siap)
  • strange (aneh)
  • usual (biasa)
Catatan: able dan capable memiliki arti yang sama (i.e. bisa/mampu), tetapi grammarnyasangat berbeda; able diikuti oleh infinitive, sedangkan capable diikuti oleh of + gerund (Lihat contohnya pada pembahasan tentang gerund).

Contoh:
  • Will you be able to finish your work by noon tomorrow?
  • Andy is very eager to wear her new cloth.
  • I am lazy to go to study English.
  • She is happy to give you this present.
  • My father's car is dirty enough to be washed. I am ready to wash it now.
  • We have to be strong to accept this bad news.
4. Setelah nouns

Contoh:
  • I will go to a shopping mall to buy a new bag.
  • He is looking for a knife to peel the mango.
  • He climbed that tall tree to get his kite.
  • My father usually puts on his sunglasses to protect his eyes from the sun ray.
  • Every driver has to push the brake to stop the car.
Negation

Infinitive dibuat negative dengan menempatkan particle (kata bantu) NOT di depan infinitive tersebut.

Contoh:
  • Everybody has agreed not to meet again.
  • Do you prefer not to study?
  • We have decided not to tell her the truth about what her boyfriend did last night.
  • Today is a holiday. I am glad not to go to school today.
  • The laborers of that company are demanding not to get laid off.

GREEN DAY VIDEO

My Blog List

Popular Posts

Pengikut